Senin, 19 Juli 2010 KELISTRIKAN: Tak Ada Kwh, Listrik Tak Bisa Disalurkan
LUMBOK -Terhambatnya penyaluran arus listrik kepada masyarakat Pekon Lumbok, Kecamatan Ranau Selatan, Kabupaten Lampung Barat, disebabkan minimnya kuota material yang dimiliki PLN Ranting Liwa.
Hal itu diungkapkan Kepala PLN Ranting Liwa Yusra Helmi, Minggu (18-7), saat dikonfirmasi terkait dengan keluhan masyarakat Lumbok.
Sebelumnya masyarakat sudah bergembira dengan terpasangnya jaringan listrik menuju kecamatan itu. Terlebih, sudah sekian lama Kecamatan Ranau Selatan belum menikmati listrik. Namun, sekalipun sudah terpasang jaringan, warga menyayangkan pihak PLN yang belum juga menyalurkan arus hingga saat ini.
Padahal, listrik yang terpasang di beberapa fasilitas umum lainnya, seperti sekolah, masjid, puskemas, dan kantor kelurahan, sudah menyala. "Di fasilitas umum, listrik yang menyala sudah terpasang. Tapi, rumah-rumah penduduk belum, padahal kami mendaftar ke PLN sudah lama," kata Sodikin, warga setempat, Sabtu (17-7).
Keluhan itu, kata Yusra, dikarenakan kekosongan bahan material, seperti kwh dan kabel untuk memasang instalasi baru. Yusra mengakui saat ini pihaknya tidak bisa berbuat banyak terkait dengan lambatnya pemasangan instalasi dan penyaluran arus listrik ke rumah-rumah.
"Materialnya saat ini sedang kosong, jadi kami terpaksa menunda pemasangan instalasinya," kata dia.
Yusra juga menjelaskan dengan adanya kekosongan material tersebut, pihaknya saat ini baru dapat memenuhi kebutuhan fasilitas umum yang ada di kecamatan setempat.
"Memang sudah ada (listrik) yang bisa kami salurkan. Namun, dengan adanya kekurangan itu, terpaksa kami dahulukan penyaluran ke fasilitas umum yang ada. Sementara itu, instalasi untuk warga akan menyusul setelah stok material dari cabang dan wilayah turun," kata dia. (CK-7/D-3) Sumber : Lampung Post
|