Rabu, 21 Juli 2010 Gardu Waykanan–Tuba Beres Enam Bulan
JAKARTA – Perusahaan Listrik Negara (PLN) menargetkan pembangunan gardu induk untuk suplai listrik di Waykanan dan Tulangbawang (Tuba) selesai dalam enam bulan ke depan.
Dirut PT PLN Dahlan Iskan menegaskan hal itu saat berbicara di forum diskusi Pemred Jawa Pos Grup di Hotel Ciputra Jakarta kemarin (20/7). Menurutnya, dengan adanya gardu induk tersebut, kebutuhan listrik di dua kabupaten itu dapat terpenuhi.
Dahlan juga menegaskan perlunya campur tangan pemerintah agar masyarakat di suatu wilayah dapat menikmati listrik. Dalam konteks Kabupaten Tanggamus –di mana masih ada 70 desa belum teraliri listrik– perjuangan mengatasi kebutuhan listrik harus dibantu gubernur, yang nantinya meneruskan ke pihak kementrian terkait. Menurut Dahlan, alokasi untuk elektrifikasi tersebut dialokasikan pada anggaran pendapatan belanja negara (APBN).
Mengenai sumber listrik yang paling murah saat ini, masih pada energi yang dihasilkan air yang tarifnya berada pada posisi Rp600/KWH. ’’Tapi kelemahannya tak semua daerah punya air,” kata Dahlan. Terlebih, sambungnya, potensi air tersebut rata-rata berada di wilayah pegunungan. Alhasil, pemakaian batu bara masih dibutuhkan, paling tidak hingga 10–20 tahun yang akan datang.
Terkait Sumatera secara keseluruhan, ia menegaskan, dalam pemakaian listrik masih seperti pulau Jawa pada beberapa tahun silam. Di mana beban listrik pada malam hari lebih tinggi dari siang hari. (wdi/ade) Sumber : Radar Lampung
|